Pendidikan MORAL PANCASILA: Ekaprasetia Pancakarsa
Day 1,877, 18:18
•
by
Seongim

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Selamat pagi, siang dan malam Warga Negara eIndonesia..
Salam colek ala Partai Kami Sama...
Saya coba mengingatkan kembali apa yang telah dilupakan bangsa ini (RL/eRep). Nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, sebuah pelajaran hidup dan bernegara, Pendidikan MORAL PANCASILA. Hayati dan Amalkan.

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA
1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
3. PERSATUAN INDONESIA
1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN
1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
6. Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4. Menghormati hak orang lain.
5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
9. Suka bekerja keras.
10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
Jika belum paham silakan baca kembali buku PMP, PPKN, atau Kewarganegaraan.
Jika sudah paham silakan DIAMALKAN, jangan sekedar dijadikan pemanis bibir atau hiasan yang DIPAJANG TANPA MAKNA.
Maka saya meminta eGov dan eCong untuk mengadakan eCerdas Cermat P4 dan berpartisipasi sebagai peserta pertama.
Anda berani menantang diri anda sendiri?
Terima Kasih dan Salam Colek ala PKS
Seongim
p.s:
btw ini masuknya ke politic atau social ya?
Comments
What is this?
You are reading an article written by a citizen of eRepublik, an immersive multiplayer strategy game based on real life countries. Create your own character and help your country achieve its glory while establishing yourself as a war hero, renowned publisher or finance guru.
Pertamax
pertamax 3 liter bang
"Ketika para penguasa bertindak arogan maka jangan salahkan rakyat yang berbuat anarki."
Sempax
/me cari2 ijazah penataran p4 dulu
Boleh tuh ide eCerdas Cermat P4-nya. Main eRep sekaligus kembali meresapi salah satu pilar bangsa Indonesia : )
apa ini?
boleh ikutkah saya yang nubi ini?
P4? Oh.. My God.. dont lead me to this one *again*
Nice idea kk tapi saya jujur paling takut sama yang namanya P4..
the true P A N C A S I L A should shine n rise again \o/
Hail eIndonesia o7
Salam Perubahan... MERDEKA!!!
saya harap menteri pendidikan merespon hal ini..
terima kasih sudah berbagi
/me trauma penataran p4
/me merinding
oppppoooo ikiii...???
halah belagak pancasila cuk, artikel ga jelas dari anggota partai ga jelas
hadehhh...P4, mending belajar termodinamika : p
"FAR RIGHT, ANARCHIST"
Right? : )
SEMPAAAKMAAAAAX!!
Seru juga nih klo dibikin cerdas cermat antar partai
weh, ane malah ga kepikiran sampe ada acara eCerdas Cermat macem ini . keren \o/
triomacan2000
^
^
wakakakakakaak....gk punya kreatipitas bikin nama sapi...suram
TrioMacan2000 Day 1,877, 21:04
halah belagak pancasila cuk, artikel ga jelas dari anggota partai ga jelas
^
^
masih ada aja nih mau buka luka lama ya om
/me anggota partai gak jelas
Nanya donk .. bagaimana dengan orang yang tidak mengakui tuhan tapi mempunyai kepercayaan2 adanya sesuatu yang maha dari segala maha ? apakah itu termasuk dalam sila ke satu ?
===========
9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
hmm ini apakah sudah di jalankan ya di eGov kita ?
@Zatsuma: mungkin tidak termasuk dalam sila 1 tetapi masuk ke dalam sila ke 2. : )
3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
itu poin2 yang sering kita lupakan apabila seseorang mulai mengedepankan amarahnya dalam menyelesaikan permasalahan
✯ ✯ ✯ SKYMAX✯ ✯ ✯
@Seongim : lho klo misalkan tidak masuk dalam sila 1 jadi dulu2 rumusan pancasila ini bukan rumusan yang menjadi acuan dalam kenegaraan yang akan datang .. bisa di liat dari suku baduy .. baduy agamnya apa ? gak ada kan agamanya tapi dia mempunyai kepercayaan animisme dan dinamismenya ? trus itu gimana ? bukannya para perumus piagam ini adalah soekarno yang notabennya visioner pada masa itu ? klo beliau tidak memandang kedepan apa yang akan terjadi bisa kacau donk indonesia ?
IMO
~Z~